Kajian Agama

Berhatilah..!! Ternyata 4 Jin Ini Ada Didalam Tubuh Manusia

Satu Takbir | Jin adalah seolongan makhluk ciptaan Allah SWT. Keberadaan jin bagi kehidupan manusia tidaklah asing, karena pada hakikatnya keberadaan mereka memang ada. Keberadaan mereka ini di tulis dalam Al-Qur’an dan Hadist Rasulullah SAW :


وَالْجَانَّ خَلَقْنَاهُ مِنْ قَبْلُ مِنْ نَارِ السَّمُومِ
Dan Kami telah menciptakan jin sebelum (Adam) dari api yang sangat panas.”
(QS. Al Hijr ayat 27).

وَخَلَقَ الْجَانَّ مِنْ مَارِجٍ مِنْ نَارٍ
Dan Dia menciptakan jin dari nyala api.” (QS. Ar Rahman: 15).


Dalam hadits yang dikeluarkan oleh Imam Muslim, dari ‘Aisyah, ia berkata, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,
خُلِقَتِ الْمَلاَئِكَةُ مِنْ نُورٍ وَخُلِقَ الْجَانُّ مِنْ مَارِجٍ مِنْ نَارٍ وَخُلِقَ آدَمُ مِمَّا وُصِفَ لَكُمْ
Malaikat diciptakan dari cahaya. Jin diciptakan dari nyala api. Adam diciptakan dari apa yang telah ada pada kalian.”
(HR. Muslim no. 2996).

Dengan bukti dalil diatas maka jelas bahwa jin memang tercipta dan mereak hidup dikalangan manusia. Mengenai hidup dan kehidupan mereka hampir sama dengan manusia, mereka juga makan dan minum sepertimana sama dengan manusia. Mereka juga sekolah dan beragama, ada yang islam ada juga yang kristen ataupun budha dan lain sebagainya. Namun walaupun pada kenyataan hidup dan kehidupan mereka ini sama seperti manusia, akan tetapi terdapat perbedaan sedikit dari kesamaan ini. Seperti misalnya bentuk dan rupa mereka, jika manusia memiliki telinga, organ, hidung, telinga dan lainnya maka demikian samalah juga mereka namun terdapat sedikit perbedaan saja. Contoh telinga manusia pada umumnya namun telinga mereka agak sedikit memanjang seperti telinga kuda ataupun kucing. Itulah sebabnya mengapa didalam Al-Qur’an ataupun keterangan hadist terkadang antara jin dan manusia selalu disamakan dalam satu teks dalil, seperti Allah berfirman dalam surat Adz Dzariyat ayat 56 :
وَمَا خَلَقْتُ الْجِنَّ وَالْإِنْسَ إِلَّا لِيَعْبُدُونِ
Dan Aku tidak menciptakan jin dan manusia melainkan supaya mereka beribadah kepada-Ku.” (QS. Adz Dzariyat: 56)
Pada ayat yang lain Allah juga menghubungkan kesamaan manusia dan jin dalam satu ranah yang sama seperti diatas didalam surat Al-An’am ayat 112,128,130, surat Al’Araf  ayat 38, 179, Surat Hud ayat 119, Surat Al-Isra ayat 88 dan pada ayat yang lainnya.

Mengenai nama dan jenis-jenis jin sendiri, mereka juga memiliki tingkatan masing-masing, ada yang rendah ada juga yang tinggi, ada yang lemah dan ada juga yang kuat. Dalam hal ini sama halnya juga sepertimana manusia.

Namun yang menjadi pertanyaan kita adalah, apakah jin dan manusia memiliki hubungan secara komunikasi ataupun mungkin saling menjadi teman antara keduanya ?

Adapun jawabannya adalah “Benar”, bahwa jin memang memiliki suatu hubungan dengan manusia. Adakalanya hubungan pada jalan yang merusakkan dan menyesatkan ataupun hubungan yang mengarah kepada kebaikan. Jin sama seperti manusia, mereka juga dapat membedakan mana yang baik dan mana yang tidak, oleh karenanya jin yang baik disebut dengan jin muslim dan jin yang tidak baik adalah jin kafir. Terkadang jin yang baik akan bergaul dengan jin yang baik pula, bahkan tidak jarang terkadang mereka juga mencari teman yang baik dari kalangan manusia yang baik, maka demikian jugalah sebaliknya. Jin yang jahat akan mecari teman sesama jin ataupun manusia yang jahat pula. Jin inilah yang disebut dalam islam sebagai “Jin Qarin”, yaitu jin pengikut manusia.

Didalam tubuh manusia sebenarnya bukan hanya Qarin yang menjadi pengikut baik ataupun buruk pada manusia, namun terdapat beberapa jin yang lainnya yang sejak manusia lahir mereka sudah menjadikan setiap darah manusia menjadi aliran tempat bertempat tinggal mereka. Dan sekarang, apa sajakah jin pengikut lainnya tersebut ?

Ada banyak jin yang menghinggap dalam tubuh seorang manusia, terkandung pada amal dan ibadahnya kepada Allah. Jin akan banyak menghinggapi tubuh manusia jika manusia itu jauh dari Allah SWT, demikian juga sebaliknya. Setiap manusia memiliki jin pengikut ataupun jin yang ada didalam anggota tubuhnya. Keberadaan jin dalam tubuh manusia ini pernah disabdakan oleh Rasulullah SAW dalam hadistnya :
عَنْ صَفِيَّةَ ابْنَةِ حُيَىٍّ قَالَتْ كَانَ رَسُولُ اللَّهِ – صلى الله عليه وسلم – مُعْتَكِفًا ، فَأَتَيْتُهُ أَزُورُهُ لَيْلاً فَحَدَّثْتُهُ ثُمَّ قُمْتُ ، فَانْقَلَبْتُ فَقَامَ مَعِى لِيَقْلِبَنِى . وَكَانَ مَسْكَنُهَا فِى دَارِ أُسَامَةَ بْنِ زَيْدٍ ، فَمَرَّ رَجُلاَنِ مِنَ الأَنْصَارِ ، فَلَمَّا رَأَيَا النَّبِىَّ – صلى الله عليه وسلم – أَسْرَعَا ، فَقَالَ النَّبِىُّ – صلى الله عليه وسلم – « عَلَى رِسْلِكُمَا إِنَّهَا صَفِيَّةُ بِنْتُ حُيَىٍّ » . فَقَالاَ سُبْحَانَ اللَّهِ يَا رَسُولَ اللَّهِ . قَالَ « إِنَّ الشَّيْطَانَ يَجْرِى مِنَ الإِنْسَانِ مَجْرَى الدَّمِ ، وَإِنِّى خَشِيتُ أَنْ يَقْذِفَ فِى قُلُوبِكُمَا سُوءًا – أَوْ قَالَ – شَيْئًا
Dari Shofiyah binti Huyay, ia berkata, “Pernah Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam sedang beri’tikaf, lalu aku mendatangi beliau. Aku mengunjunginya di malam hari. Aku pun bercakap-cakap dengannya. Kemudian aku ingin pulang dan beliau berdiri lalu mengantarku. Kala itu rumah Shofiyah di tempat Usamah bin Zaid. Tiba-tiba ada dua orang Anshar lewat. Ketika keduanya melihat Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam, mereka mempercepat langkah kakinya. Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam lantas mengatakan, “Pelan-pelanlah, sesungguhnya wanita itu adalah Shofiyah binti Huyay.” Keduanya berkata, “Subhanallah, wahai Rasulullah.” Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, “Sesungguhnya setan menyusup dalam diri manusia melalui aliran darah. Aku khawatir sekiranya setan itu menyusupkan kejelekan dalam hati kalian berdua.” (Muttafaqun ‘alaih. HR. Bukhari no. 3281 dan Muslim no. 2175).

Adapun nama-nama jin yang ada dalam tubuh manusia adalah sebagai berikut :

(1). JIN QARIN.
Jin ini berbentuk sama sepertimana manusia. Ia memiliki telinga, hidung, kaki, tangan dan anggota tubuh sama lainnya. Jin ini terbagi menjadi dua, ada jin qarin yang baik dan jin qarin yang jahat. Namun para ulama menyebutkan bahwa jin Qarin lebih identik dengan jin kafir. Biasanya jin qarin Kafir ini dapat masuk kedalam Tubuh manusia melalui Lubang Telinga,Umbun-Umbun dan Anggota badan yang lain. Jin ini juaga sering keluar dan masuk dari tubuh manusia yang tidak taat kepada Allah. Kekuatan jin ini bersumber dari beberapa nama jin yang lebih tinggi darinya, yaitu JIN IFRIT, SAKA DAN JIN ZA,BAR. Dari kekuatan jin inilah Qarin dapat menghinggapi dengan mudah didalam tubuh manusia.
Sumber makanan Qarin bersumber dari Aura kejahatan Nafsu, seperti sifat Dengki yang berlebihan, sifat Cemburu , Marah dan sifat Buruk lainnya.
Untuk melemahkan kekuatan jin ini harus sering dibacakan Surah Yasiin, Tahlil Dan Takbir.

(2). JIN IFRIT

Jin Ifrit merupakan jin sunior dari tingkatan jin yang lainnya. Biasanya para tukang Sihir / seseorang yang mengamalkan ilmu hitam akan banyak menggunakan bantuan dari ifrit tersebut. Biasanya para dukun akan memberikan tumbal untuk mendapatkan bantuan dari ifrit dengan tujuan untuk menganggu dan mecederakan organ tubuh salah seorang manusia. Nama ifrit sendiri telah disebutkan dibeberapa hadist Rasulullah SAW. Bahkan Ifrit dalam sejarah juga pernah menjadi pembantu Nabi Sulaiman A.S. Namun perlu diketahui dibeberapa pendapat mengatakan bahwa nama ifrit tidaklah satu, namun jin yang bernamakan ifrit lainnya jugalah ada.

Jin Ifrit bertugas dalam tubuh manusia adalah untuk menanamkan tipu daya, berbuat penipuan dan meperdayakan manusia. Selain itu, ifrit merupakan jin paling suka untuk menganggu ibadah seorang manusia kepada Tuhannya, saat seperti ini ifrit akan mempercepat ibadah manusia tersebut dan menanamakan rasa tidak khusuk kepada Allah SWT.

Ciri-ciri hadirnya jin ini ditandai dengan sifat manusia yang selalu Agresif berlebihan yang bukan pada tempatnya, berani mati, serta berlebihan dan takut pada pimpinan atau lainnya hingga melebihi takut kepada Allah SWT.

Ifrit juga dapat dihilangkan dalam tubuh manusia yang dihinggapinya dengan membaca kalimat Zikir Tahlil Dan Takbir.


(3).  JIN SAKA

Jin Saka adalah salah satu nama jin dianatara nama-nama jin lainnya. Biasanya Saka digunakan kekuatannya untuk penahanan diri yang pakai oleh sebahagian para dukun atau orang yang meminta bantuan kepada jin. Saka dapat memberi kekuatan bagi siapapun yang meminta kepadanya seperti ilmu kebal, ilmu yang dapat menjadikan tubuh sebagai benteng kekuatan, ataupun penggeruh lainnya.

Untuk membunuh dan membasmi pengaruh jin dalam tubuh adalah dengan kalimah zikir tahlil dan takbir.


(4).  JIN ZA’BAR / ZA’BUR

Jin ini sama seperti Jin Was-was, karena memang tugas jin ini dalam tubuh manusia adalah untuk menanamkan rasa was-was dalam ibadah sehingga manusia akan ragu dan mudah bingung dengan apa yang ia lakukan dalam ibadahnya. Za’bur juga sering datang kepada manusia sering mengucapkan kalimah zikir, tujuannya adalah untuk melalaikan zikrinya sehingga ia menjagi lupa. Sumber makananya Aura was-was hati Manusia.

Adapun untuk membasmi dan membunuh jin ini adalah dengan membaca Surat Al-Fatihah, Dzikir Tahlil dan Takbir.

Inilah beberapa nama-nama jin yang berada didalam tubuh manusia. Tentunya masih ada jenis lain jin-jin yang ada pada tubuh manusia. Tentunya tergantung pada diri dari seorang manusia itu sendiri, jika ia lalai terhadap Allah dan mudah meninggalkan ibadah kepada Allah SWT maka jin akan memberikan pengaruh besar dan banyak bagi si hamba tersebut. Demikina juga sebaliknya jika terdapat seorang manusia ataupun seorang hamba yang tidak pernah jauh dari hubungan kepada Allah SWT, ia rajin berdzikir dan beribadah kepada Allah maka jin tidak akan pernah mengikuti hamba tersebut.

Semoga kita semua dapat melakukan ibadah kepada Allah dengan baik dan benar, bukan tujuan menghindari dari pengaruh jin dan syaitan namun untuk mendekatkan diri lagi kepadanya adalah tujuan utama yang harus dilakukan. Semoga artikel ini bermanfaat. 

Sumber : 
Tgk. Habibie M. Waly S.TH

Nonton videonya dibawah ini : 

YouTube : 

No comments