Breaking News

Siapakah Malaikat "RUMAN" itu, Apa Tugas Beliau ?

Satu Takbir | Dalam pengajian islam kita sering mendengar makhluk yang bernama malaikat. Sudah tentunya bahwa makluk ini diciptakan adalah sebagai tanda kekuasaan dari sang Maha Pencipta. Dan kita wajiblah beriman kepada segala sesuatu yang telah Allah buat, salah satunya adalah Malaikat. Didalam literatur agama islam, malaikat yang Allah ciptakan sangatlah banyak sekali jumlahnya, bahkan mungkin lebih banyak dari jumlah seluruh pasir yang ada di bumi ini. Masing-masing mereka memiliki tugas dan fungsinnya. Dari seluruh tugas dan embangan kepada siapa diperintahkan sebahagiannya telah kita ketahui, diantaranya adalah 10 malaikat yang wajib kita ketahui, yaitu Malaikat Jibril, Mikail, Malik, Ridwan dan lainnya. Namun diantara semua nama malaikat tersebut ada satu malaikat yang bernama "Ruman", siapakah malaikat ini dan tugas apa yang Allah embangi kepada malaikat ini ?, bagaimanakah pendapat para ulama mengenai beliau ? 
simak penjelasannya dibawah ini : 


Menurut pendapat yang datang dari Syeikh Imam Al-Ghazali dalam kitab al-Durah al-Fakhirah fi Kasyf Ulum al-Akhirah mengatakan :

“Sehingga diratakan tanah atas mayat, kemudian Malaikat yang bernama Rumaan memanggilnya. Sesungguhnya telah diriwayat dari Ibnu Mas’ud r.a, beliau berkata :

فلت يا رسول الله , ما اول ما يلقى الميت اذا ادخل قبره فقال يا ابن مسعود لقد سألتني عن شيئ ما سألني عنه احد الا انت فاول ما يناديه ملك اسمه رومان يجوس خلال المقابر فيقول يا عبد الله اكتب عملك فيقول ليس معي دواة..... الخ

Aku (Ibnu Mas’ud) Mengatakan : “Ya Rasulullah, apa yang pertama dijumpai simayat pada saat masuk kuburnya ?” Rasulullah SAW menjawab : “Hai Ibnu Mas’ud sungguh kamu telah menanyakan kepadaku hal yang belum pernah seorangpun bertanya selain kamu. Yang pertama yang memanggil mayat adalah malaikat yang bernama Rumaan, berada disela-sela kuburan. Malaikat Rumaan bertanya kepada mayat, “Hai hamba Allah, tulislah amalanmu,” Simayat menjawab : “Aku tidak mempunyai tinta…..dan seterusnya.[1]

Dalam al-Tazkirah, al-Qurthubi mengatakan :

ثم يناديه ملك يقال له رومان، وهو أول ما يلقي الميت إذا دخل قبره

Kemudian mayat itu dipanggil oleh malaikat yang bernama Rumaan. Malaikat Rumaan ini merupakan malaikat pertama yang dijumpai mayat apabila memasuki kuburnya[2]

Kemudian al-Qurthubi dalam kitab Tazkirah ini juga pada halaman 353, mengutip hadits Ibnu Mas’ud yang tersebut pada point 1 di atas dari kitab al-Durah al-Fakhirah fi Kasyf Ulum al-Akhirah.[3]

Dalam Ittihaf Saddah al-Muttaqiin, al-Zabidi menyebutkan  bahwa pengarang al-Haliyah meriwayatkan dari Zhamirah bin Hubaib, berkata :

فتان القبر ثلاثة انكر وناكور ورومان

 Yang menjadi fitnah dalam kubur tiga, yaitu Malaikat Munkar, Nakur dan Rumaan.


Kemudian beliau menyebutkan hadits yang diriwayat Ibn al-Laal dan Ibnu al-Jauzi dalam kitab al-Mauzhu’at secara marfu’ (al-Mauzhu’aat adalah kitab yang berisi hadits-hadist mauzhu’). Dalam kitab tersebut Ibnu al-Jauzi mengatakan bahwa hadits tersebut tidak asal baginya, sedangkan Zhamirah adalah seorang tabi’in dan riwayat itu berhenti padanya. Hadits dimaksud dengan redaksi :

فتانو القبر اربعة منكر ونكير ونكور وسيدهم رومان

Yang menjadi fitnah dalam kubur empat, yaitu Malaikat Munkar, Nakir, Nakur dan pimpinan mereka, Rumaan.[4]

Juga dalam Ittihaf Saddah al-Muttaqiin, al-Zabidi mengatakan :

“Hafizh Ibnu Hajar ditanyai, apakah malaikat yang bernama Rumaan mendatangi mayat, beliau menjawab : “hadits mengenai itu datang dengan sanad lemah.”

Kemudian al-Zabidi mengatakan bahwa al-Suyuthi telah mengingkari penisbatan hadits yang menyebut nama Rumaan sebagai salah satu malaikat yang menjadi fitnah  dalam kuburan kepada Ibnu Mas’ud, al-Suyuthi mengatakan :

“Tidak ada pada jalur-jalur hadits soal dalam kubur disebut Rumaan dan tidak ada juga dua malaikat yang menjadi fitnah dalam kubur sebelum datang malaikat Munkar dan Nakir, tetapi keduanya hanya Munkar dan Nakir saja.[5]

Dalam al-Fatawa al-Haditsiyah, Ibnu Hajar al-Haitami mengatakan :

وفي مرسل ضعيف زيادة اثنين آخرين وهما ناكور ورومان، فعليه تكون الملائكة الذين يسألون أربعة

Dalam hadist mursal yang dha’if ada penambahan dua orang malaikat lain, yaitu Nakur dan Rumaan. Maka berdasarkan ini, malaikat yang bertanya dalam kuburan adalah empat.[6]


Kesimpulan :

1. Imam al-Ghazali dan al-Qurtubi, dua orang ulama besar dari kalangan Ahlussunnah wal Jama’ah telah menyebut malaikat Rumaan sebagai salah satu malaikat yang menjadi fitnah dalam kuburan bagi mayat.

2. Namun hadits yang menjadi dasar penyebutan ini menurut Ibnu Hajar al-Asqalany dan Ibnu Hajar al-Haitamy adalah riwayat lemah, bahkan al-Suyuthi mengingkari hadits ini dan Ibnu al-Jauzi mengatakan tidak ada asalnya.

Tgk Alizar Usman


Daftar Pustaka : 

[1] Imam Al-Ghazali, al-Durah al-Fakhirah fi Kasyf Ulum al-Akhirah, Maktabah al-Tsaqafiyah, Beirut, Hal. 34

[2] Al-Qurthubi, al-Tazkirah, Maktabah Dar al-Minhaj, Riyadh, Hal. 246

[3] Al-Qurthubi, al-Tazkirah, Maktabah Dar al-Minhaj, Riyadh, Hal. 353

[4] Al-Zabidi, Ittihaf Saddah al-Muttaqiin, Muarrisah li Tarikh al-Arabi, Beirut, Juz. X, Hal. 420

[5] Al-Zabidi, Ittihaf Saddah al-Muttaqiin, Muarrisah li Tarikh al-Arabi, Beirut, Juz. X, Hal. 420-421

[6] Ibnu Hajar al-Haitamy, al-Fatawa al-Haditsiyah, Darul Fikri, Hal. 7

No comments