Breaking News

Siksa Bagi Yang Meninggalkan Sembahyang

Sembahyang merupakan rukun islam yang kedua, pengertian sembahyang secara bahasa adalah doa yang dipanjatkan kepada Allah SWT, sedangkan menurut istilah shalat adalah ibadah yang dikerjakan dimulai dengan takbiratul ihram dan diakhiri dengan salam dengan syarat dan rukun yang sudah ditetapkan.

Allah SWT berfirman:
ا الصلاة ويؤتوا الزكاة وذلك دين قيمةويقيو
Artinya: “dan dirikan olehmu akan shalat dan  tunaikan olehmu akan zakat dan demikian itu agama yang sebenarnya”.

Nabi Muhammad SAW juga bersabda bahwa sembahyang adalah tiang agama, apabila seseorang mengerjakan shalat maka ia membangun agama dan apabila dia meninggalkan sembahyang maka ia telah menghancurkan sembahyang.
Siksa Bagi Yang Meninggalkan Sembahyang

Sembahyang merupakan ibadat yang istimewa dalam islam, ibadat ini diambil langsung oleh Rasulullah SAW pada malam isra’ mi’raj, berbeda dengan ibadah-ibadah yang lain melalui perantaraan malaikat Jibril. Sembahyang juga dijadikan untuk membedakan orang muslim dengan orang yang munafik seperti yang disabdakan oleh Rasulullah SAW yang bermaksud  “Yang membedakan islam dengan munafik adalah sembahyang, barangsiapa yang mengingkari wajib sembahyang maka ia menjadi kafir”.

Tetapi kita sebagai hamba yang lalai menganggap sembahyang itu enteng saja, banyak muslim yang tidak merasa bersalah ketika meninggalkan sembahyang, maka oleh karena itu kami akan menuliskan hukuman/azab bagi orang yang meninggalkan sembahyang fardhu.

Sabda Nabi SAW, barangsiapa yang meringan-ringankan sembahyang akan disiksa dengan 15 perkara. 6 perkara di dalam dunia, 3 perkara pada ketika matinya, 3 perkara didalam kuburnya, 3 perkara ketika bertemu dengan Tuhannya.

6 Perkara Siksa di Dunia (Fase Pertama)


  • Diambil (dihilangkan) keberkatan pada umur seseorang yang meninggalkan sembahyang oleh Allah SWT.
  • Diambil (dihilangkan) keberkatan pada rezeki orang yang meninggalkan sembahyang oleh Allah SWT.
Ternyata sembahyang tidak hanya bertujuan untuk menyembah Allah SWT, tetapi juga berguna untuk menambah keberkatan umur dan rezeki. Berkah artinya segala sesuatu nikmat yang telah dikaruniai oleh Allah SWT mampu kita syukuri dengan cara mempergunakannya pada jalan yang diridhai oleh Allah SWT. Seperti, seseorang yang diberi keberkatan umur oleh Allah SWT, akan mampu mempergunakan umurnya untuk beribadah dan bertaubat kepada Allah SWT, tidak menyia-nyiakan sisa hidupnya. Begitu rezeki, apabila rezeki yang kita dapati diberi keberkahan oleh Allah, kita tidak akan segan untuk menyedekahkan sedikit dari pendapatan kita kepada jalan yang disuruh oleh Allah SWT seperti bersedekah kepada anak yatim, fakir miskin, mesjid, tempat ibadah dan lain sebagainya.
  • Dihapus nama/stempel “SHALIH” oleh Allah SWT pada wajah orang yang meninggalkan sembahyang.
Setiap dari kita ini lahir dengan tanpa dosa, sejak pertama lahir kita sudah diberi stempel oleh Allah sebagai orang “Shalih” dan stempel itu diletakkan pada dahinya. Ketika kita melakukan kemungkaran, stempel itu akan dihapus dan diganti dengan nama lain yakni “mal’un” artinya yang dilaknat.
  • Tiada terpelihara agama Islam bagi yang meninggalkan sembahyang
Maksudnya adalah, seperti yang dikatakan oleh Nabi Muhammad SAW, barangsiapa yang mendirikan shalat maka ia telah mendirikan agama Islam. Tidak terpelihara agama juga bermaksud bahwa orang yang meninggalkan sembahyang akan mati dengan iman yang diragukan, apakah ia mati dalam keadaan islam atau kafir ? Na’uzhubilllah.
  • Segala amalan kebajikan yang dikerjakan didunia tidak diberikan fahala
Seperti yang telah disebutkan pada hadits Rasulullah SAW, sembahyang adalah tiang/pondasi agama. Segala amalan-amalan yang lain tidak ada artinya jika sembahyang belum beres, bahkan amalan yang pertama dihisab oleh Allah adalah sembahyang.
  • Tidak diangkatkan doa orang yang meninggalkan sembahyang ke langit oleh malaikat
Jangan doa akan dikabulkan oleh Allah SWT jika sembahyang tidak kita lakukan sesuai dengan yang diperintahkan. Sembahyang ini merupakan ibadah yang paling sentral dihadapan Allah, banyak sekali keutamaan-keutamaan dan kelebihan sembahyang yang tidak mungkin saya sebutkan semuanya. Disini kita hanya memberikan sedikit gambaran saja supaya tergugah hati kita untuk mengoreksi ibadah kita, selebihnya bertanyalah pada ulama-ulama atau habaib yang benar di daerah masing-masing. Berhati-hati juga dengan ulama-ulama gadungan.


3 perkara ketika matinya

  • Matinya dengan keadaan yang sangat hina
Orang yang meninggalkan sembahyang, selama belum meng-qadhakan sembahyangnya kemanapun ia pergi akan selalu dicela dan dilaknat oleh para malaikat, tumbuh-tumbuhan, hewan, jin dan manusia, bahkan ketika matipun akan tetap seperti itu.
  • Mati dalam keadaan yang sangat lapar
  • Mati dalam keadaan yang sangat dahaga
Lapar dan haus adalah siksaan yang sangat berat untuk kita jalani, betapa kita melihat orang yang berpuasa saja yang lapar dan hausnya belum seberapa tetapi ada juga yang tidak sanggup menahannya. Apalagi haus pada saat sakratul maut ? jikalau diminum segala air yang ada dalam dunia ini, tidak akan memuaskan hausnya.

3 perkara di dalam kuburnya


  • Disempitkan liang kuburnya dan disiksa oleh Mungkar dan Nakir hingga hari kiamat.
  • Yang menyiksa orang yang meninggalkan shalat di dalam kubur adalah beberapa ular yang bernama “Syuja’ul Aqra”. Kedua mata ular itu diciptakan dari api neraka. 
  • Dan kuku malaikat yang menyiksa orang yang meninggalkan shalat terbuat dari besi persani, panjang kuku itu sehari semalam perjalanan. Pada tangan malaikat juga terdapat suatu palu daripada besi, maka berkata malaikat itu dengan suara gemuruh yang sangat keras,
“Aku disuruh Tuhanku untuk memukul/menyiksa dirimu karena kamu
- Meninggalkan sembahyang subuh hingga zhuhur
- Meninggalkan sembahyang zuhur hingga ashar
- Meninggalkan sembahyang ashar hingga maghrib
- Meninggalkan sembahyang maghrib hingga isya
- Meninggalkan sembahyang isya hingga subuh
Siksa Bagi Yang Meninggalkan Sembahyang

Jika sehari semalam kita tidak mengerjakan sembahyang, maka malaikat tidak akan berhenti menyiksa kita. INGAT ! Malaikat tidak mengenal kata “lelah”. Setiap pukulan yang dihantam oleh malaikat pada mayyit yang meninggalkan sembahyang, tertanam ia ke dalam bumi sejauh 70 hasta dan dikeluarkan lagi oleh malaikat dengan kukunya yang dari besi, begitu hingga hari kiamat. Bayangkan ! Renungkan ! Jangan hanya dibaca !

3 perkara ketika berjumpa dengan Allah SWT


  • Diperintahkan oleh Allah SWT kepada malaikat-malaikat azab dan pada tangan malaikat-malaikat itu terdapat rantai yang panjangnya 70 hasta, rantai itulah diikat pada leher orang yang meninggalkan sembahyang. Rantai itu juga dimasukkan ke dalam mulut orang yang meninggalkan sembahyang dan keluar dari duburnya. Kemudian dia diseret oleh malaikat menuju kedalam neraka seraya berkata malaikat, “inilah balasan bagi orang yang meninggalkan sembahyang fardhu yang diperintahkan oleh Allah SWT”. Hadits riwayat daripada ‘Abdullah bin ‘Abbas ra, jikalau rantai itu dijatuhkan ke bumi ini, maka terbakarlah bumi ini.
  • Allah SWT tidak memandang kepada orang yang meninggalkan sembahyang dengan pandangan kasih sayangNya, melainkan sangat murkaNya.
  • Kepada yang meninggalkan sembahyang tentu saja akan merasakan siksaan yang sangat pedih.


Pembaca yang budiman, sekali saja kita meninggalkan sembahyang kita akan merasakan semua azab ini, apalagi jika terus menerus dalam dosa tersebut. Taubatlah sedini mungkin, insyaallah kasih sayang dan rahmat Allah SWT selalu tercurahkan kepada orang-orang yang mencari keridhaanNya. Semoga tulisan ini bisa menjadi pengajaran bagi kami yang menulis selanjutnya kepada para pembaca yang dirahmati oleh Allah. Dimana ada kekurangan maupun kejanggalan dalam hal penyampaian, kami memohon komentar anda supaya kami bisa mengoreksi diri dan menjadi lebih baik. Semoga Allah SWT selalu mencurahkan taufiq dan hidayahNya kepada kita semua. Amin.

No comments